PERATURAN MENTERI KESEHATAN TENTANG HIGIENE SANITASI JASABOGA

PERATURAN MENTERI KESEHATAN TENTANG HIGIENE SANITASI JASABOGA.

Oleh : Anwar Junaedi, STP

Pengelompokan Jasa Boga dan Penjamah Makanan (operator)

Belum banyak yang tahu dan faham arti penting sebuah regulasi ini.  Namun jika esensi dari regulasi ini difahami dengan baik, maka keuntungannya akan kembali kepada para pengusaha. Karena Regulasi permenkes no. 1096 tahun 2011 ini sejatinya mengarahkan pengusaha kuliner serta UKM ataupun UMKM siap untuk bersaing di era zaman now.  Betapa tidak demikian, karena trend masyarakat dunia sudah berubah : mencari makanan yang sehat, tidak hanya sekedar enak.

Permenkes No. 1096 lahir karena persyaratan higiene sanitasi jasaboga yang ditetapkan dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 715/Menkes/SK/V/2003 sudah tidak sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan hukum.  Pertimbangan lainnya adalah masyarakat perlu dilindungi dari makanan dan minuman, yang dikelola jasaboga yang tidak memenuhi persyaratan higiene sanitasi, sehingga tidak membahayakan kesehatan masyarakat.

Berikut ini link Regulasi Hygiene Sanitasi JasaBoga Permenkes No 1096 Tahun 2011

Jasaboga yang dimaksudkan adalah usaha pengelolaan makanan yang disajikan di luar tempat usaha atas dasar pesanan yang dilakukan oleh perseorangan atau badan usaha.  Jasaboga berdasarkan luas jangkauan yang dilayani, dikelompokkan atas:
a. Jasaboga golongan A;
b. Jasaboga golongan B;
c. Jasaboga golongan C.

Jasaboga golongan A merupakan jasaboga yang melayani kebutuhan masyarakat umum, yang terdiri atas golongan A1, golongan A2, dan golongan A3.

Jasaboga golongan B merupakan jasaboga yang melayani kebutuhan masyarakat dalam kondisi tertentu.  Seperti :
a. asrama haji, asrama transito atau asrama lainnya;
b. industri, pabrik, pengeboran lepas pantai;
c. angkutan umum dalam negeri selain pesawat udara;
d. fasilitas pelayanan kesehatan.

Jasaboga golongan C merupakan jasaboga yang melayani kebutuhan masyarakat di dalam alat angkut umum internasional dan pesawat udara.

Setiap tenaga penjamah makanan yang bekerja pada jasaboga harus memiliki sertifikat. Sertikat tersebut meliputi : sertifikat kursus higiene sanitasi makanan, berbadan sehat, dan tidak menderita penyakit menular. Tenaga penjamah makanan harus melakukan pemeriksaan kesehatannya secara berkala minimal 2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun bekerja.

Nah untuk membuka wawasan dan meningkatkan skill penjamah makanan (operator ), pengusaha dan stakeholder lainnya. Maka kami mengajak anda untuk mengup-grade otak, skill pemahaman, untuk terbuka memandang lebih luas cakrawala dunia makanan. Berikut ini kami nukilkan contoh materi yang akan kami sampaikan.  Materi tersebut sebagian kecil dari seluruh daging besar Cara Produksi Makanan yang Baik.

Hubungi kami : 081284574848 (Rizky) atau 08568096741.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WhatsApp Hubungi Kami