Monitoring terhadap Batas Kritis

Monitoring terhadap Batas Kritis

(Prinsip 4)

Bagaimana caranya melakukan monitoring ?

Monitoring dapat dilakukan dengan cara observasi atau dengan pengukuran pada contoh yang diambil berdasarkan statistik pengambilan contoh. Terdapat lima cara monitoring CCP, yaitu observasi visual, evaluasi sensorik, pengujian fisik, pengujian kimia dan pengujian mikrobiologi.

Sangat mudah, yaitu gunakan prinsip 5W 1H.

What (Apa objectnya ?)

Objeknya adalah Batas Kritis

Monitoring CCP merupakan kegiatan pengujian dan pengamatan terencana dan terjadwal terhadap efektivitas proses pengendalian CCP dan critical limit.

Why (Mengapa harus dimonitor, sebagai justifikasi. Yaitu : ada regulasi yang mengatur, seperti SNI, permintaan pihak konsumen, dll)

Monitoring ditujukan untuk memeriksa apakah prosedur pengolahan dan penanganan pada CCP terkendali, efektf dan terencana untuk mempertahankan keamanan produk.

Who ?

Siapa pelaksananya, yaitu : operator mesin atau area dimana CCP berada.

When ?

Kapan dilaksanakan, yaitu : sesuai dengan frekuensi yang ditetapkan oleh Tim HACCP.

Where ?

Dimana pelaksanaanya, yaitu : pada Area CCP.

How ?

Bagaimana pelaksanaanya ? Lihat pada intruksi kerja yang mengatur pelaksanaan CCP.

Adapun Pelaksanaannya mengikuti form yang sudah dibuatkan oleh tim HACCP.

Ingin tahu lebih banyak?

Silahkan Join di grup WA : Seputar HACCP.

Atau hubungi trainernya langsung : 08568096741 (WA), 081212 0113 85

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WhatsApp Hubungi Kami