Mengapa Penerapan HACCP Penting ?

HACCP adalah sistem manajemen keamanan pangan yang terbukti (proven) berdasarkan pada pencegahan. Dengan mengidentifikasi di mana dalam proses bahaya kemungkinan besar akan terjadi, tindakan pengendalian yang diperlukan dapat dilakukan. Hal ini memastikan keamanan pangan dikelola secara efektif dan mengurangi ketergantungan pada metode inspeksi dan pengujian tradisional.

Inspeksi dan pengujian secara tradisional menjadi metode yang digunakan dalam pengendalian kualitas. Inspeksi 100% tampaknya menjadi pendekatan akhir untuk menghasilkan produk yang aman, setidaknya secara teoritis. Namun dalam praktiknya, tidak demikian. Ambil contoh buah yang turun melalui jalur produksi, dimana operator menggunakan inspeksi visual untuk kontaminasi fisik seperti daun, batu, serangga, dll. teknik ini dikurangi oleh beberapa faktor seperti berikut ini:

● Gangguan karyawan oleh kebisingan, aktivitas lain yang terjadi di sekitar mereka, orang-orang berbicara.

● Rentang perhatian manusia saat melakukan aktivitas yang membosankan.

● Berbagai kekuatan pengamatan masyarakat.

Untuk mendeteksi bahaya kimia dan biologi, pengujian 100% tidak mungkin dilakukan karena pengujian semacam itu hampir selalu merusak. Alih-alih, rencana pengambilan sampel yang digunakan didasarkan pada berikut ini:

● Kemampuan untuk mendeteksi bahaya dengan andal menggunakan teknik analitik, yang bervariasi dalam sensitivitas, spesifisitas, keandalan, dan reproduktifitas.

● Kemampuan untuk menjebak bahaya dalam sampel yang dipilih untuk analisis.

Seringkali, pengambilan sampel secara acak digunakan dan kemungkinan untuk mendeteksi bahaya rendah (low risk). Penggunaan teknik pengambilan sampel statistik akan meningkatkan kemungkinan deteksi, tetapi tidak pernah bisa mutlak kecuali seluruh batch dianalisis. Oleh karena itu, pendekatan pencegahan seperti HACCP paling tepat.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WhatsApp Hubungi Kami