Apakah HACCP ?

Apakah HACCP ?

Menurut WHO, Analisis Bahaya dan Pengendalian Titik Kritis (Hazard Analysis and Critical Control Points, HACCP) didefinisikan sebagai suatu pendekatan ilmiah, rasional, dan sistematik untuk mengidentifikasi, menilai, dan mengendalikan bahaya.[1] Pada awalnya, prinsip HACCP dibuat untuk keamanan bahaya pangan, namun sistem ini akhirnya dapat diaplikasikan lebih luas dan mencakup industri lainnya.[2] Aplikasi HACCP, terutama yang diperuntukkan bagi pangan, dilaksanakan berdasarkan beberapa pedoman, yaitu prinsip umum kebersihan pangan Codex, Codex yang sesuai dengan kode praktik, dan undang-undang keamanan pangan yang sesuai.[2] (lihat wikipedia.org)

HACCP kini sudah diterapkan di catering service, Rumah Sakit, Resto, Cafe, IRT (Industri Rumah Tangga) sampai industri besar.  Bahkan unit kegiatan ekonomi mikro yang di kelola secara tradisional justru menjadi fokus implementasinya. Mereka terhambat ekspansinya untuk ekspor itu disebabkan tidak memiliki sertifikat HACCP. Misal : CV ABC, yang belum memiliki produk kayu manis, kehilangan pangsa pasar Amerika Serikat dan Eropa.

CV. ABC ketika diaudit oleh customernya (audit supplier), mendapat predikat tidak layak menurut kacamata HACCP. Bahkan mereka minta standar minimalnya, SSOP (Sanitation Standard Operating Procedure) yang mengatur Hygiene dan sanitasi, merekapun nggak memilikinya.  Trenyuh….mendapati fakta seperti ini.  Indonesia di mata dunia terkesan masih kelas negara terbelakang. Pada akhirnya mereka belajar, dari owner sampai operatornya mencari ilmu SSOP (GMP) dan HACCP. Sekarang mereka sudah bangkit dan berekspansi.

Jika anda membutuhkan materi HACCP, silahkan ikuti channel telegram kami dengan klik link ini http://t.me/materihaccp

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WhatsApp Hubungi Kami